Tips Cara Sukses Lulus Tes Interview Kerja Paling Tepat

Cara Lulus Interview kerja atau wawancara kerja - Tahap interview merupakan tahapan yang sangat krusial untuk sanggup diterima dalam sebuah pekerjaan yang dilamar. Untuk itulah, tentunya untuk menghadapinya, diharapkan persiapan yang tidak main-main. Harus serius dan dengan pemantapan yang sematang mungkin. Setelah melalui banyak sekali macam tahapan, tentu anda jangan hingga lengah hingga detik selesai diumumkan diterima atau tidaknya anda dalam sebuah perusahaan atau pekerjaan yang anda lamar. Setelah psikotest, maka anda akan menghadapi interview yang harus anda lalui dengan sebaik mungkin.

Interview kerja atau dengan kata lain wawancara kerja, merupakan tahap yang begitu mendebarkan. Apalagi bagi yang gres kali pertama menghadapinya, gres pertama melamar pekerjaan. Fresh graduate tentu bisa dikatakan belum mempunyai cukup pengalaman dibandingkan mereka yang sudah berkali-kali melamar pekerjaan. Faktor pengalaman memang sedikit banyak berpengaruh, namun jangan takut bagi anda yang memang merasa belum punya cukup bekal dan pengalaman ketika menghadapi sebuah interview pekerjaan. Jangan mengalah sebelum bertanding.

Cara Lulus Interview kerja atau wawancara kerja Tips Cara Sukses Lulus Tes Interview Kerja Paling Tepat

Mengetahui banyak sekali macam tips dan panduan untuk menghadapi sebuah wawancara kerja tentu akan mempunyai manfaat yang bagus untuk anda. Modal dan bekal pengetahuan ini tentu harus didukung juga dengan rasa percaya diri dan mental yang baik. Cobalah sebaik mungkin mengontrol diri anda dengan baik, sebab orang yang bertugas menginterview, akan mengamati semuanya dengan teliti, baik secara fisik, penampilan, jawaban, tindak tanduk dan lain sebagainya. Maka dari itu, berhati-hatilah dan jangan hingga salah.

Tidaklah mengherankan apabila banyak sekali para pencari pekerjaan yang berguguran pada sesi wawancara ini. Karena memang banyak hal atau kesalahan yang dilakukan pada ketika dijejali banyak sekali pertanyaan dari sang pewawancara. Selain itu, ada banyak faktor yang mungkin kurang diperhatikan, sehingga mendapatkan nilai yang kurang bagus di mata pewawancara. Akan tetapi, sulit bukan berarti tidak sanggup sukses melewatinya, asalkan perpaduan antara penguasaan seluk beluk interview, penampilan, persiapan dan banyak sekali macam hal penting terkait interview lainnya sudah benar-benar matang dipersiapkan dengan baik.

Tips Cara Lulus Interview Pekerjaan :


1. Mengetahui dengan baik profil perusahaan yang dilamar
Ibarat kata, tidak kenal maka tak sayang. Ternyata, peribahasa ini juga sangat cocok terkait dengan interview kerja. Bayangkan saja, ketika anda tidak mengenal seluk beluk profil dari perusahaan yang anda lamar, bagaimana anda akan diterima? memang masuk nalar bila pengetahuan terhadap perusahaan menjadi salah satu poin penting untuk dijadikan patokan lulus tidaknya interview pekerjaan.

Akan jauh lebih baik dan akan memperlihatkan nilai lebih kepada anda apabila anda sudah mempersiapkan diri untuk mencari tahu segala hal yang ada kaitannya dengan perusahaan dimana anda ingin diterima kerja disana. Pihak perusahaan, dalam hal ini pewawancara tentu akan sangat memperhatikan tanggapan anda ketika anda ditanya perihal profil perusahaan mereka. Jika anda bisa menjawab dan menjelaskan dengan baik dan tepat, maka yakinlah anda sudah mengantongi nilai plus yang penting sebagai syarat diterima bekerja.

Anda juga sanggup mengutarakan pendapat atau opini pribadi anda wacana profil perusahaan. Anda sanggup menceritakannya dengan pengemasan kata-kata yang baik dan terang serta tidak bertele-tele. Ungkapkan saja pendapat anda, mengapa anda kemudian menjadi mempunyai ketertarikan untuk bergabung dan bekerja di prusahaan tersebut dan lain-lain.

2. Penampilan harap diperhatikan dengan baik
Apa yang kita perhatikan bila kali pertama bertemu dengan seseorang? yap, tentu saja penampilan fisik lah yang nomor satu kita lihat. Inilah mengapa penampilan sangat penting nilainya. Penampilan seseorang bisa mencerminkan kepribadian seseorang. Harap memperhatikan segi ini dengan sebaik mungkin.

Terkait dengan interview kerja atau wawancara pekerjaan, faktor penampilan pelamar pekerjaan juga menjadi nilai lebih tersendiri yang juga menjadi salah satu poin penting diterima atau tidaknya dalam sebuah perusahaan. Nah, bagi anda yang kebetulan akan menghadapi sebuah sesi wawancara, harap sekali lagi anda garis bawahi, berpenampilan lah yang bersih, rapi dan ganteng atau cantik. Ini akan menjadi salah satu kunci sukses anda dalam karier pekerjaan anda.

3. Berusahalah untuk tiba lebih awal
Terkait kedatangan, sangat disarankan untuk tiba lebih awal dari jadwal interview. Mengapa? tentunya ini mempunyai alasan tersendiri. Pasalnya, ketika anda telah tiba lebih awal di kawasan dimana anda akan di interview, anda akan mempunyai waktu untuk mempersiapkan diri anda. Anda akan mempunyai waktu untuk menata kesiapan mental anda dengan lebih baik dan mengenali lokasi interview dengan lebih leluasa. Sekedar mengamati suasana dan menyesuaikan diri terhadap lingkungan lokasi interview akan memperlihatkan dampak yang bagus untuk anda. Anda akan merasa lebih nyaman dan bisa memunculkan ketenangan dalam diri anda.

Selain itu, anda tidak akan merasa ngos-ngosan dan keringetan. Bayangkan saja ketika anda tiba terlambat dan harus berlari untuk hingga di kawasan interview. Tentu ini akan mempunyai dampak yang kurang baik untuk anda sendiri. Anda akan terkesan lelah, nafas tidak teratur  karena ngos-ngosan dan terlihat kucel. Padahal anda sudah berusaha tampil rapi, akan tetapi sebab berlari sebab telat, tentu akan sangat rugi sebab penampilan rapi anda akan rusak dan kucel.

4. Mengetuk pintu dahulu sebelum memasuki ruang interview
Selayaknya bertamu kerumah orang, anda diwajibkan mengetuk pintu untuk bertamu. Begitu pun dengan wawancara kerja, anda juga harus berusaha menjaga sopan santun selayaknya ketika ingin bertamu. Ketuklah pintu dengan sopan sebelum anda memasuki ruangan interview dan memulai diwawancarai oleh pewawancara yang bertugas.

Paling tidak, ini juga bisa menjadi nilai plus tersendiri untuk anda di mata pewawancara. Mereka akan mempunyai kesan positif kepada anda, anda ternyata sangat tahu diri dan tahu betul bagaimana bersopan santun. Tentu ini bisa menjadi salah satu jalan sukses dan lolosnya anda untuk diterima di perusahaan dimana anda melamar pekerjaan.

5. Jangan lupa untuk mengucapkan salam
Sebuah ucapan salam yang hangat dan tepat, akan mempunyai sebuah nilai positif tersendiri. Untuk itulah anda jangan hingga melupakan hal ini. Berusahalah untuk mengucap salam kepada pewawancara ketika anda memasuki ruangan interview. Ucapkanlah dengan sempurna dan sopan.

Contoh ucapan salam yang baik misalnya, "selamat pagi bapak /ibu",  "senang sanggup bertemu dengan anda", "sebuah kehormatan bagi saya sanggup bertemu dengan anda". Ketika pihak pewawancara yang bertugas mendengar salam dari anda, tentunya mereka akan sangat bahagia dan memandang anda sebagai pribadi yang hangat dan sopan dan bisa jadi menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk mendapatkan anda sebagai pegawai / karyawan di perusahaan yang anda lamar.

Salam bukan hanya pada ketika awal memasuki ruangan interview saja, namun usahakanlah juga ketika sudah selesai sesi wawancara anda juga mengucapkan terima kasih dan salam perpisahan kepada pewawancara.

6. Tersenyum
Senyum bisa meluluhkan hati siapapun. Ini juga sanggup berlaku dalam dunia kerja, khususnya interview pekerjaan. Untuk itulah, selama memulai, sedang dan selesai megikuti sebuah wawancara kerja, usahakanlah untuk tersenyum sopan. Tentu anda harus tahu kapan saatnya anda tersenyum dan kapan ketika anda tidak harus tersenyum / serius.

7. Jabat tangan
Berjabat tangan yaitu sebuah tanda dan cara untuk menghormati sekaligus mengambarkan welcome kepada orang lain yang kita temui. Nah, dalam kaitannya dengan tes interview kerja, tentu hal ini juga akan sangat bermanfaat dan penting nilainya. Ini termasuk dalam kategori sopan santun.

Usahakanlah mengulurkan tangan anda dengan hangat, senyuman manis, dan tulus kepada pihak pewawancara kerja baik pada ketika akan memulai sesi interview maupun sesudah selesai.

8. Duduklah sesudah anda dipersilahkan duduk
Ketika anda gres dipanggil masuk untuk diwawancarai, anda jangan duduk dulu sebelum anda telah dipersilahkan duduk. Hal ini termasuk dalam kategori kesopanan. Jangan hingga anda begitu masuk eksklusif duduk, padahal anda belum dipersilahkan duduk.

Bila anda memperhatikan hal ini dengan seksama, maka anda akan mendapatkan poin plus tersendiri dimata pewawancara. Dan tidak menutup kemungkinan, dari hal yang terkesan sepele ini, bisa jadi menjadi kunci diterimanya anda di perusahaan yang anda lamar.

9. Menjawab setiap pertanyaan dengan terang dan lugas
Ada beberapa pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara kepada anda pada ketika berlangsungnya sesi interview. Maka dari itu, anda harus benar-benar concern terhadap tahap ini. Jawablah setiap pertanyaan dengan terang dan tidak bertele-tele.

Ketika anda bisa menjawab semua pertanyaan interview dengan baik, terstruktur, jelas, dan tidak bertele-tele maka pihak pewawancara juga akan sanggup dengan gampang memahami setiap tanggapan yang anda lontarkan.

Kualitas tanggapan yang bagus, penyampaian tanggapan yang rapi dan dengan kesopanan yang terjaga, maka akan berpadu menjadi sebuah tanggapan yang bernilai tinggi dimata pewawancara.

Jangan terlalu bertele-tele dan memperlihatkan tanggapan yang terkesan tidak nyambung atau tidak relevan dengan pertanyaan yang diajukan. Karena, kalau hingga anda lakukan, maka anda akan dilihat sebagai sesorang yang tidak bisa fokus dalam menanggapi dan menghadapi masalah. Tentunya ini akan merugikan anda.

10. Jaga kontak mata selama interview kerja berlangsung
Kontak mata sangat penting artinya ketika sedang bebincang dengan orang lain. Begitu pun dalam dunia wawancara kerja, hal ini juga sangat berlaku. Anda harus berusaha menjaga kontak mata kepada pewawancara baik selama awal mau dimulai, selama dan sesudah selesai / tahap selesai wawancara.

Dengan kontak mata yang intens maka anda akan dinilai sebagai pribadi yang mempunyai tingkat kepercayaan diri yang tinggi dan mempunyai perilaku bersahabat.

Penting untuk anda garis bawahi, jangan hingga anda justru menunduk lesu dan tidak berani menatap mata pewawancara. Ini terang akan merugikan anda dan anda akan dinilai sebagai pribadi yang tidak mempunyai rasa percaya diri yang bagus. Jangan hingga juga anda justru menjawab pertanyaan sambil mata anda jelalatan melihat keatas, ke samping, atau ke sekitar. Ini akan menjatuhkan anda. Anda akan dianggap sebagai pribadi yang tidak tahu sopan santun, tidak tahu hormat kepada orang lain, tidak menghargai orang lain pada ketika berbincang-bincang. Padahal, dalam dunia kerja, faktor kerjasama sangatlah penting. Jika anda tidak sanggup menghargai rekan kerja dan tidak bisa bekerja secara kelompok/ tim, maka anda akan gagal.

11. Gunakanlah bahasa baku dengan baik
Pada ketika memperlihatkan tanggapan atas banyak sekali macam pertanyaan yang dilontarkan kepada anda di ketika tes interview kerja, maka usahakanlah untuk selalu mempergunakan bahasa baku yang baik dan benar. Hal ini akan memperlihatkan citra wacana siapa diri anda yang sebenarnya, sejauh mana kesopanan anda. Anda harus tahu dan bisa membedakan situasi dan kondisi, dengan siapa anda sedang berbincang, situasi ibarat apa yang sedang anda hadapi. Jangan samakan dengan kebiasaan penggunaan bahasa gaul yang biasa anda pakai sehari-hari ketika ngobrol dengan sobat dan santai. Misalnya saja, gue, elu, ente, gan, emangnya, gimana dll.

Makara anda harus bisa membedakannya. Sangat disarankan pilihlah penggunaan bahasa dan kata-kata baku pada ketika proses interview pekerjaan. Ini akan sangat membantu anda untuk sanggup lolos inerview dan diterima kerja.

12. Hindari menjelekkan mantan kawasan kerja
Mungkin anda sebelumnya sudah kerja dan ingin pindah dengan banyak sekali alasan. Nah, kemudian anda melamar pekerjaan di kawasan lain dan kebetulan sudah hingga pad tahapan interview. Nah, ini yang harus anda ketahui dan anda pahami.

Apakah itu? hindarilah mengolok-olok atau menjelekkan kawasan kerja atau perusahaan dimana anda bekerja sebelumnya. Karena, niscaya hal ini akan ditanyakan oleh pewawancara. Apakah sebelumnya pernah bekerja? kalau pernah, dimana anda pernah bekerja sebelumnya? apa alasan anda keluar / ingin pindah kerja?

Nah, ketika pertanyaan-pertanyaan ibarat diatas dilontarkan kepada anda, maka sedapat mungkin jawablah dengan hati-hati dan diplomatis. Seperti misalnya, "alasan saya ingin pindah ke perusahaan bapak / ibu, sebab saya melihat peluang yang lebih baik di perusahaan bapak / ibu".

Nah, dari pola tanggapan diatas, memperlihatkan sisi diplomatis yang baik dan tidak pernah menjatuhkan perusahaan sebelumnya dimana anda bekerja.

Ini sangat penting untuk anda garis bawahi dan anda praktekkan bila anda ingin lulus tes interview pekerjaan dan diterima bekerja.

13. Ceritakanlah dengan jujur wacana diri anda
Jangan pernah mencoba menjawab dengan kebohongan ketika anda diberikan kesempatan untuk menjelaskan wacana diri anda. Pewawancara akan tahu persis apakah tanggapan anda itu jujur atau bohong. Biasanya pihak pewawancara sudah mempunyai pengalaman segudang dalam menginterview para pelamar pekerjaan.

Pewawancara akan dengan gampang menebak dan melihat anda berkata jujur atau hanya mengarang sebuah kebohongan. Untuk itulah, sebisa mungkin jawab dan ceritakanlah perihal diri anda yang bergotong-royong dan penuh dengan kejujuran.

14. Tunjukkan antusiasme dan semangat anda
Tentu akan terlihat dengan terang perbedaannya antara orang yang sangat antusias dan bersemangat dibandingkan dengan orang yang hanya biasa saja dan seolah tidak mempunyai rasa ketertarikan terhadap sesuatu. Jika orang sangat menginginkan dan tertarik terhadap sesuatu, maka biasanya beliau akan sangat antusias menjalani dan selalu semangat.

Apa kaitannya dengan wawancara kerja? tentu hal ini sangat ada kitannya. Pihak pewawancara akan dengan gampang mengetahui, apakah anda bergotong-royong benar-benar tertarik terhadap posisi / jabatan pekerjaan yang anda lamar atau hanya sekedar coba-coba dan tidak serius.

Nah, untuk itulah anda juga harus memahami hal ini dan harus bisa memperlihatkan semangat dan antusiasme anda dimata pewawancara. Jika anda berhasil memancarkan aura antusias dan semangat yang bagus kepada pewawancara, maka anda akan memperoleh nilai plus tersendiri dan tidak menutup kemungkinan anda juga akan lolos tes interview dan diterima bekerja di perusahaan dimana anda melamar kerja.

15. Jagalah selalu budbahasa anda
Etika / sopan santun akan selalu diharapkan dalam banyak sekali hal. Orang yang mempunyai kesopanan yang baik tentu akan lebih dihormati dan dihargai oleh siapapun.

Nah, dalam kaitannya dengan interview, tentu saja faktor budbahasa ini juga menjadi salah satu tolak ukur konkret yang bisa menjadi pertimbangan lulus atau tidaknya tes interview yang sedang anda jalani.

Maka dari itulah, sebisa mungkin jagalah sopan santun anda baik sebelum memulai, selama ataupun sesudah selesai tes wawancara kerja.

16. Jangan lupa mengucapkan rasa terima kasih
Sebuah tanda terima kasih yaitu sebuah penghormatan yang nyata. Nah, terkait dengan interview kerja, tentu hal ini juga harus anda perhatikan dengan baik. Jangan hingga lupa anda ucapkan rasa terima kasih anda kepada pewawancara, sebab bagaimanapun juga anda sudah diberikan kesempatan hingga sejauh ini. Dengan anda mempunyai budbahasa ini, tentu anda akan mendapatkan sorotan positif di mata pewawancara dan bisa jadi akan menjadi jalan diterimanya anda bekerja.

Nah, sesudah anda tahu dan memahami beberapa poin penting tips cara lulus interview kerja diatas, maka akan sangat bermanfaat pula ketika anda mengetahui kiranya hal-hal apa saja yang "jangan sampai" dilakukan pada ketika wawancara kerja. Penasaran? silahkan baca yang berikut ini.

Hal-hal yang harus dihindari pada ketika interview / wawancara kerja :

Garuk-garuk leher atau kepala
Nah, ini jangan hingga anda lakukan. Karena anda akan terkesan kurang bisa berfikir dengan baik dan kurang sopan. Seolah-olah sedang memikirkan apa yang harus anda jawab. Ini bisa menjadi kerikil ganjalan bagi anda untuk lolos interview kerja. Jadi, sebisa mungkin jangan dilakukan ya!

Kedua tangan disilangkan di dada
Nah, ini juga harus anda hindari. Jangan samakan situasi interview kerja dengan situasi ketika nongkrong di warung kopi. Karena, kalau anda melaksanakan hal ini ketika interview, maka anda akan dianggap tidak sopan dan terkesan sombong di mata pewawancara. Sekali lagi, hindarilah hal ini.

Kaki disilangkan dan digoyang-goyang
Memangnya ini warung bapaka dan emak loe apa? seenaknya kaki disilangkan dan dihoyang-goyang di ruangan inerview dan didepan pewawancara? nah, jangan hingga ya melaksanakan hal ini ketika sedang menjalani proses interview pekerjaan. Karena kalau anda lakukan, maka anda akan mendapatkan nilai yang buruk di mata pewawancara. Anda dianggap tidak tahu sopan santun dan terkesan sebagai pribadi yang tidak bisa serius.

Mungkin anda tertarik membaca yang ini :


Semoga saja artikel singkat wacana tips dan cara lolos interview pekerjaan ini sanggup sedikit banyak membantu anda dalam rangka menghadapi sebuah wawancara untuk mendapatkan pekerjaan yang anda idamkan. Jangan hingga hanya gara-gara hal sepele sebab ketidak tahuan anda pada suatu hal, anda pun harus gagal. Jadi, usahakanlah mempersiapkan diri anda semenjak dini dengan sebaik mungkin semoga bisa lulus dan mulai bekerja untuk mencari nafkah untuk diri sendiri, keluarga, istri dan anak anda. Semoga sukses! Bye!